Sistem Sistem Deteksi Kebakaran Lahan Berbasis IoT Dengan Notifikasi Real Time Ke Aplikasi Mobile
Abstract
Kebakaran lahan merupakan permasalahan serius yang berdampak pada lingkungan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat, terutama di daerah rawan seperti Desa Babatan Saudagar, Sumatera Selatan. Wilayah ini memiliki karakteristik lahan gambut dan vegetasi kering yang sangat rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Sistem pemantauan manual yang masih umum digunakan sering kali terlambat dalam mendeteksi kebakaran. Untuk mengatasi hal tersebut, telah dirancang sistem deteksi kebakaran berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi secara otomatis dan mengirimkan peringatan real-time kepada pengguna. Sistem ini terdiri dari ESP32, sensor suhu, asap (MQ-2), dan api (Flame IR), serta modul komunikasi seluler (SIM800L) yang terhubung ke aplikasi mobile berbasis Flutter. Energi sistem diperoleh dari panel surya dan baterai agar dapat beroperasi secara mandiri di lokasi terpencil.
Metodologi pengembangan menggunakan pendekatan SDLC Waterfall, dimulai dari perancangan hingga pengujian di lapangan seluas 120 × 60 meter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi anomali suhu, asap, dan api dengan akurat, serta mengirimkan data secara real-time ke Firebase. Aplikasi mobile berhasil menampilkan data sensor dan memberikan notifikasi otomatis saat potensi kebakaran terdeteksi. Sistem juga terbukti stabil menggunakan sumber daya mandiri tanpa bergantung pada Wi-Fi. Dapat disimpulkan bahwa sistem ini efektif sebagai solusi deteksi kebakaran dini di daerah terpencil dan berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.

