Perancangan Aplikasi PoliRahayu Menggunakan Pendekatan Design Thinking dalam Realisasi Transformasi Layanan Kesehatan Digital
Keywords:
Antrean, Design Thinking, Usability, Transformasi Digital, Layanan KesehatanAbstract
Sistem antrean manual yang masih digunakan di RSUD Singaraja menyebabkan berbagai permasalahan pelayanan, seperti penumpukan pasien, tidak adanya estimasi waktu pelayanan, dan informasi yang tidak terintegrasi. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efisiensi layanan dan meningkatnya keluhan pengguna. Penelitian ini menawarkan solusi berupa pengembangan aplikasi PoliRahayu, sebuah sistem antrean digital berbasis mobile yang dirancang untuk merespons kebutuhan nyata pasien dan petugas. Kontribusi utama penelitian ini adalah merancang dan mengevaluasi aplikasi antrean rumah sakit menggunakan pendekatan Design Thinking, dengan hasil berupa prototype interaktif yang mencerminkan kebutuhan pengguna. Aplikasi ini dilengkapi fitur login, pengambilan antrean daring, estimasi waktu layanan, dan jadwal dokter. Penelitian ini menggunakan metode Design Thinking yang terdiri dari lima tahapan: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengujian dilakukan dengan System Usability Scale (SUS) terhadap 10 responden yang terdiri dari pasien dan staf RSUD. Skor hasil SUS berkisar antara 70 hingga 87,5, dengan nilai rata-rata sebesar 77,25. Skor ini termasuk dalam kategori Good secara Adjective Rating, Acceptable dalam Acceptability Range, dan Grade B dalam skala huruf, serta menunjukkan status Promoter dalam NPS. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi memiliki tingkat usability yang baik, dapat dipahami dengan mudah, dan diterima dengan positif oleh pengguna. Kesimpulannya, pendekatan Design Thinking terbukti efektif dalam merancang solusi digital layanan kesehatan yang berorientasi pada pengguna. Aplikasi PoliRahayu layak untuk diimplementasikan lebih luas sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik yang efisien, responsif, dan inklusif.

