Website Edukasi dan Penjualan Hydroponik Laboratorium Hasil Tanam (Lahan) dengan Metode Pengembangan Design Thinking

Authors

  • M. Erwin Saputra Institut Teknologi dan Bisnis PalComTech Author
  • Dini Hari Pertiwi Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech Author

Keywords:

website, edukasi digital, penjualan digital, design thingking, system usability scale

Abstract

Urbanisasi yang pesat menyebabkan keterbatasan lahan pertanian di perkotaan, termasuk di Kota Palembang. Kondisi ini berdampak pada menurunnya minat masyarakat terhadap aktivitas pertanian, yang berpotensi mengancam keberlanjutan pangan. Hidroponik hadir sebagai solusi inovatif untuk memanfaatkan lahan sempit secara efektif dengan teknologi modern. Namun, kurangnya pemahaman dan akses terhadap teknologi hidroponik menjadi hambatan utama bagi masyarakat untuk mengadopsinya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan website edukasi dan penjualan hidroponik dengan pendekatan Design Thinking guna meningkatkan pemahaman, kemudahan akses, dan kesadaran masyarakat terhadap teknologi ini. Penelitian dilakukan menggunakan lima tahapan metode Design Thinking, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuisioner, dan studi pustaka untuk memahami kebutuhan pengguna dan tantangan yang dihadapi. Evaluasi website dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) untuk mengukur kegunaan dan kepuasan pengguna terhadap desain yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website yang dirancang mampu mengintegrasikan edukasi dan penjualan hidroponik dalam satu platform digital. Skor SUS rata-rata 73,95 menunjukkan bahwa website diterima dengan baik oleh pengguna. Fitur-fitur utama meliputi tutorial bercocok tanam hidroponik, katalog produk, layanan pembelian alat dan bahan hidroponik. Pendekatan Design Thinking terbukti efektif dalam menghasilkan website yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Website ini diharapkan dapat mendukung adopsi teknologi hidroponik, meningkatkan kualitas pangan lokal, dan memperkuat keberlanjutan pertanian urban di Kota Palembang.

Downloads

Published

2025-10-30