Perancangan Antarmuka Pengguna Aplikasi SlimFit dengan Pendekatan Design Thinking dengan Evaluasi Menggunakan System Usability Scale
Keywords:
Design Thinking, UI/UX, System Usability Scale, Kebugaran Digital, Aplikasi MobileAbstract
SlimFit merupakan aplikasi kebugaran berbasis mobile yang dirancang untuk mendukung gaya hidup sehat pengguna usia produktif. Namun, dalam proses pengembangannya ditemukan berbagai kendala usability seperti kompleksitas navigasi, kurangnya personalisasi fitur, serta belum adanya integrasi pelacakan kondisi mental. Oleh karena itu, diperlukan solusi perancangan antarmuka pengguna yang lebih adaptif, intuitif, dan berpusat pada kebutuhan pengguna. Solusi yang ditawarkan dalam penelitian ini adalah perancangan UI/UX menggunakan pendekatan Design Thinking yang berfokus pada empati dan partisipasi pengguna. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan desain antarmuka berbasis kebutuhan nyata serta memberikan data kuantitatif usability melalui metode SUS. Penelitian ini menggunakan lima tahap Design Thinking: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Data dikumpulkan melalui wawancara, FGD, serta pengujian high-fidelity prototype menggunakan metode System Usability Scale (SUS) terhadap 10 responden. Hasil pengujian menunjukkan bahwa antarmuka SlimFit memperoleh skor SUS rata-rata 83,5 yang tergolong Excellent dan Acceptable. Responden menyatakan bahwa aplikasi mudah digunakan, fitur-fitur berjalan dengan baik, serta tampilan antarmuka mendukung keterlibatan dan motivasi pengguna. Fitur yang paling dihargai adalah dashboard progres, mood tracker, dan sistem tantangan mingguan. Tidak ditemukan hambatan signifikan dalam penggunaan antarmuka. Dengan demikian, penelitian ini berhasil menghasilkan rancangan UI/UX aplikasi SlimFit yang sesuai dengan ekspektasi pengguna dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut ke tahap implementasi sistem penuh. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap literatur desain sistem kebugaran digital berbasis empati dan data pengguna.

