Penerapan Design Thinking dalam Perancangan UI/UX Aplikasi BaliLoka sebagai Platform Rekomendasi Wisata di Bali
Keywords:
Design Thinking, UI/UX, Wisata, System Usability Scale, MobileAbstract
Bali sebagai destinasi wisata internasional menghadapi tantangan dalam penyediaan informasi wisata yang efektif, terutama terkait waktu terbaik berkunjung, informasi kepadatan lokasi secara real-time, dan personalisasi eksplorasi destinasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan BaliLoka, sebuah prototype aplikasi mobile yang menyediakan rekomendasi destinasi wisata dan budaya di Bali berdasarkan kategori serta waktu kunjungan terbaik. Penelitian ini berkontribusi dalam perancangan antarmuka pengguna aplikasi wisata berbasis mobile yang berfokus pada efisiensi, kenyamanan, dan keterlibatan pengguna melalui pendekatan Design Thinking. Metode penelitian terdiri atas lima tahapan: empathize, define, ideate, prototype, dan test, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap wisatawan lokal, mancanegara, serta perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Hasil analisis dituangkan dalam user persona dan problem statement, yang menjadi dasar perancangan alur pengguna (user flow) dan wireframe. Prototype dikembangkan menggunakan Figma dengan pendekatan mobile-first, lalu diuji menggunakan metode SUS. Hasil pengujian terhadap sepuluh responden menunjukkan skor SUS rata-rata sebesar 75,75 yang masuk dalam kategori Good, Acceptable, dan Grade B. Sebagian besar responden menyatakan bahwa aplikasi mudah digunakan, intuitif, dan mampu memenuhi kebutuhan eksplorasi wisata. Fitur yang paling diapresiasi adalah sistem rekomendasi golden time berbasis data cuaca dan kepadatan lokasi, serta integrasi peta interaktif yang mendukung navigasi destinasi. Meskipun penelitian ini masih terbatas pada rancangan antarmuka dan belum mencakup pengembangan backend maupun integrasi data aktual, hasilnya memberikan dasar konseptual dan praktis untuk pengembangan lanjutan.

