Pemanfaatan Analytical Hierarchy Process (AHP) Pada Aplikasi E-Voting Pemilihan Ketua Osis
Keywords:
e-voting, metode extreme programming, AHPAbstract
SMK Kerabat Kita Bumiayu adalah salah satu sekolah kejuruan di Kabupaten Brebes yang setiap tahun memilih pemimpin organisasi pelajar
(OSIS). Sekarang ini, pemilihan pemimpin dilakukan secara konvensional, yaitu melalui voting. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat, pemungutan suara dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer, handphone, maupun perangkat elektronik lainnya
sebagai alternative dari pemungutan suara secara konvensional yang disebut dengan e-voting. Tujuan dari penelitian adalah membangun sebuah aplikasi e-voting untuk pemilihan ketua dewan tingkat SMA khususnya di SMK Kerabat Kita Bumiayu sebagai cara alternatif pemilihan ketua dewan dan menetapkan keputusan menggunakan metide AHP (Analytical Hierarchy Process) sebagai pembuat keputusan alternatif ketika jumlah suara sama.
Metode pengembangan sistem menggunakan XP (Extreme Programming). Aplikasi e-voting dibangun berbasis Android dan pemrosesan data untuk persiapan pemilihan dibangun berbasis desktop. Keyword: e-voting, metode extreme programming, AHP
References
[2] Kohno, Tadayoshi, et al. "Analysis of an electronic voting system." Security and Privacy, 2004. Proceedings. 2004 IEEE
Symposium on. IEEE, 2004.
[3] Adhi, R. A. 2014. Rancang Bangun Sistem Informasi E-Voting Berbasis SMS (Developing E-Voting Information System SMS Based). JUITA, 3(02).
[4] Anistiawati, Made Leita. "IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERAPAN ELEKTRONIK VOTING (E-VOTING) DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (Studi Kasus:
Pemilihan Kepala Desa di Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana)." CITIZEN CHARTER 1.2 (2014).
[5] Tahyudin, Imam. 2014. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Konsep Dasar dan Penerapannya dan Data Mining. Purwokerto: Zahira Media
[6] Saaty, Thomas L. "Decision making—the analytic hierarchy and network processes (AHP/ANP)." Journal of systems science and systems engineering13.1 (2004): 1-35.