Konsep E-Empowerment Community Daerah Pinggiran Kota
Keywords:
metode analisis dan metode perancangan, Kata kunci – konsep, e-empowerment, community, aplikasi, webAbstract
Daerah pinggiran kota merupakan sebuah daerah yang mana ruang lingkup lingkungannya saat ini masih sangat jauh dari kualitas hidup yang baik dan
terarah. Untuk membangun daerah pinggiran kota menjadi lebih terkonsep dan terarah secara efektif dan efisien, maka peneliti ingin memanfaatkan teknologi
informasi untuk membangun suatu konsep eempowerment community dalam bentuk aplikasi berbasis web. Tujuan aplikasi ini dapat digunakan untuk program pemberdayaan masyarakat daerah pinggiran kota agar dapat terkoordinir, tertata, dan terprogram secara teratur. Konsep e-empowerment community ini adalah bentuk transformasi pemberdayaan masyarakat yang pada umumnya masih dalam bentuk konvensional menjadi pemberdayaan masyarakat dalam bentuk Digital. Dengan konsep eempowerment community diharapkan dapat digunakan untuk mempermudah sebuah komunitas merencanakan, membangun ataupun mengembangkan program pemberdayaan masyarakat daerah pinggiran kota, sehingga daerah-daerah pinggiran kota dapat diarahkan
kedalam kualitas hidup yang lebih baik secara maksimal. Metode yang digunakan dalam penyusunan konsep e-empowerment community ini meliputi dua bagian yaitu : metode analisis dan metode perancangan, Kata kunci – konsep, e-empowerment, community, aplikasi, web
References
[2] Hartono, Dwiarso Utomo, Edy Mulyanto, “Electronik Government Pemberdayaan Pemerintahan dan Potensi Desa Berbasis Web,†Jurnal Teknologi Informasi. Indonesia, vol. 06, No.01, April 2010. (references)
[3] Kesi Widjajanti, “Model Pemberdayaan Masyarakat,†Jurnal Ekonomi Pembangunan. Indonesia, vol. 12, No.01, Juni 2011. (references)
[4] Aunu Rofiq Djaelani,â€Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif†Majalah Ilmiah Pawiyatan. Indonesia, vol.XX,no.1,Maret 2013. (references)
[5] Munawar noor,â€Pemberdayaan Masyarakatâ€, Jurnal Ilmiah Civis.Indonesia,vol.1,no.2, Juli 2011. (references)