Menganalisis Kinerja Probabilitas Blocking Berbasis Wdm Dengan Metode Algoritma First-Fit Dan Metode Random
Keywords:
Network Analysis, Optical Network Technology, WDMAbstract
Jaringan Wavelength Division Multiflexing akan banyak diperlukan dimasa mendatang, dimana dibutuhkan bandwith yang besar untuk meningkatkan kapasitas transmisi untuk jaringan link optik. Pada paper ini disimulasikan dan dianalisa kinerja pada jaringan optik WDM, dengan perbandingan jaringan path digunakan dengan konversi panjang gelombang dan tanpa konversi panjang gelombang dengan menggunakan algoritma first-fit dan algoritma random. Ada dua macam eksperimen. Eksperimen I dispesifikasikan variasi panjang gelombang, yaitu 10, 12 dan 16; jumlah host maksimum adalah 20; respon algoritma dikalkulasikan dengan beban (Erlang) per-link dengan konstanta 7 Erlang. Eksperimen II panjang gelombang dijaga konstan, yaitu 25; jumlah maksimum hop 20, dengan respon algoritma dikalkulasikan dengan beban (Erlang) per-link divariasikan, dengan 12 Erlang, 15 Erlang, dan 20 Erlang. Probabilitas blocking juga di kalkulasikan untuk jaringan dengan konversi panjang gelombang dan tanpa konversi panjang gelombang. Hasil analisa dan simulasi dijumlahkan pada panjang gelombang per-link, jika kondisi tanpa konversi panjang gelombang dengan teori adalah tanpa efektif sepanjang peningkatkan jumlah hop, meskipun yang digunakan algoritma first-fit dan algoritma random. Hubungan konversi panjang gelombang akan efektif peningkatkan kinerja jaringan, dan akan direncanakan pada suatu jaringan yang lebih luas.
Kata kunci – Network Analysis, Optical Network Technology, WDM