Desain Kemasan Cokelat Sulteng Berbasis Motif Lokal Kaili Di Kota Palu
Keywords:
desain, cokelat, motif, lokalAbstract
Permasalahan yang dihadapi oleh Pembuat Cokelat Rumahan di Kota Palu dalam memasarkan produk Cokelat olahan adalah pengemasan produk yang masih sederhana dengan bahan kemasan yang tidak bervariasi. Varian Cokelat yang banyak tidak didukung dengan variasi kemasan sehingga penampilan produk dihasilkan mitra IKM Pembuat Cokelat Rumahan di Kota Palu menjadi kalah bersaing dengan Cokelat olahan yang dihasilkan daerah lain di Indonesia. Permasalahan IKM Pembuat Cokelat Rumahan di Kota Palu adalah belum memiliki konsep desain media promosi melalui kemasan yang kreatif dan variatif. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan IKM terdiri dari dua tahapan yaitu tahap What To Say (WTS) dan tahap How To Say (HTS). Untuk menciptakan desain kemasan yang menunjukkan produk lokal digunakan desain dengan mengadaptasi motif lokal suku Kaili. Suku Kaili adalah salah satu suku yang ada di Kota Palu. Motif suku Kaili akan menghiasi kemasan cokelat olahan dari IKM Pembuat Cokelat Rumahan di Kota Palu. Penggunaan motif lokal suku Kaili ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan motif lokal Suku Kaili. Diharapkan dengan adanya desain kemasan yang kreatif dan beradaptasi dari motif lokal suku Kaili akan menambah nilai jual produk cokelat Sulteng yang dihasilkan oleh IKM Pembuat Cokelat Rumahan di Kota Palu.
Kata kunci – desain, cokelat, motif, lokal